Berita

Peserta Didik Sekolah Dasar Islam Pembangunan(SDIP) Berkarya Melalui Enterpreneur Project


Tangerang Selatan, SDIP News - Seluruh peserta didik Sekolah Dasar Islam Pembangunan (SDIP) kelas dua berkreasi membuat produk melalui program Enterpreneur Project (EP) pada pertengahan semester di semester genap. Program ini merupakan turunan dari program unggulan SDIP yaitu Integrated Project Based Learning (I-PjBL) yang didesain untuk memfasilitasi dan membekali para peserta didik dalam meraih kecakapan hidup dan karir (Life and Carrier Skill). Melalui program ini, peserta didik secara langsung maupun tidak langsung belajar mengaplikasikan kemampuan yang dituntut di abad 21 yaitu; Communication, Creativity, Critical Thinking, Collaboration dan Problem Solving.  Tujuan dilaksanakan program ini adalah untuk memberikan pengalaman hidup yang nyata kepada peserta didik dalam berwirausaha melalui proses integrasi konsep-konsep mata pelajaran yang sudah dipelajari di SDIP.  


Persiapan

Para guru yang berperan sebagai mentor membantu peserta didik dalam melakukan persiapan yaitu meliputi penentuan produk yang akan dibuat, pemberian nama dan logo produk, penentuan harga, serta pembuatan bahan presentasi dengan menggunakan Google Slides. Pada tahap persiapan, sekolah juga memberikan panduan kepada orang tua peserta didik agar bisa memfasilitasi dan mensupport putra-putrinya dalam melakukan proses persiapan pembuatan produk. 


Pelaksanaan

Karena proses pembelajaran masih dalam masa Pertemuan Tatap Muka Terbatas (PTMT), proses pembuatan produk dilakukan di rumah. Namun meskipun demikian, langkah demi langkah, tahap demi tahap dalam proses pembuatan produk di dokumentasikan sebagai bukti autentik proses pembuatan produk. Disamping itu para guru melakukan proses monitoring untuk mengecek kemajuan project yang sedang dikerjakan. 


Presentasi Produk

Setiap peserta didik mempresentasikan produk yang sudah dibuatnya dengan menggunkan salah satu aplikasi google yaitu Google Slides. Pada tahap ini, peserta didik berkreasi membuat bahan presentasi mengenai produknya yang kemudian dipresentasikan di depan para guru. Pada bagian ini, para guru sebagai penguji mengkonfirmasi penguasaan konsep yang diaplikasikan ke dalam produk yang telah dibuat oleh masing-masing peserta didik. 'Ini adalah suatu cara menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian pada anak, melatih kemampuan menyusun kata yang baik agar audien paham dan mengerti apa yang disampaikan dan melatih bagaimana cara bersikap yang baik', ungkap salah satu orang tua. Selanjutnya 'program ini menjadi bukti bahwa para peserta didik tidak hanya diajarkan materi saja tetapi mereka dilatih sedini  mungkin untuk berargumentasi, berkreasi dan presentasi,' ujar salah satu orang tua peserta didik.


Semoga melalui program ini, para peserta didik mampu memahami konsep lebih mendalam dan bermakna serta memiliki kesiapan mental dan pengalaman dalam menghadapi berbagai fase kehidupan nyata. (ama)